PAHLAWAN
PAHLAWAN
10 November 2018
Kalau sekarang kita bisa minum air kelapa, itu karena orang-orang tua kita sudah pernah tanam pohon kelapa, kalau sekarang kita menikmati indahnya kemerdekaan itu karna keringat, air mata, darah dan nyawa para pahlawan. Bangsa indonesia berutang budi kepada para pahlawan para ulama dan pejuang yang telah bersimbah darah, menetaskan air mata, dan peluh keringat untuk kemerdekaan negeri ini.
Bung Tomo salah satu tokoh pada 10 November kala itu, pernah berkata, “Aku bingung bagaimana aku bisa menyatukan dan menggerakan pasukan” kira-kira kalimat apa yang membuat mereka menjadi kuat dan perkasa ?, sampai akhir beliau ingat satu kata yang membuat mereka besatu, satu kata yang membuat mereka kuat, satu kata yang mengusir ketakutan mereka. Kalimat itu adalah teriakan “ALLAHU AKBAR” itu yang diteriakan Bung Tomo di Surabaya, kalimat itu juga yang diteriakan Tengku Umar di Aceh, kalimat itu juga yang diterikan Syekh Yusuf Al-Makassari Tajul Khalwati di Makassar, Pangima Besar Jendral Sudirman, dan para panglima-panglima perang lainnya dalam mengusir penjajah dan membuat gentar dan menciutkan nyali para musuh.
Maka kami percaya ketika angin iman sudah berhembus di dada, munculah keyakinan yang menghujam jiwa. Tak ada ketakutan dan ketegaran bagi para pahlawan, mereka hanya memfokuskan kemenangan Agama Allah dan Kemerdekaan yang sebagai tujuan utama. Pilihan waktu itu hanya ada dua, merdeka atau mati, maka mati syahid dipilih sebagai hadiah mereka.
Sehinga pahlawan itu kami artikan adalah orang yang hidup menjaga kemuliaan dirinya, Pahlawan itu jumlahnya tidak banyak, karena mereka adalah orang yang tidak sama dengan kebanyakkan orang. Mereka adalah orang yang punya prinsip lebih baik mati daripada hina dibawah jajahan, mereka yang memilih lebih baik mati daripada kehilangan kehormatan, mereka memilih mati daripada hidup sengsara diakhirat dan tampil hina dihadapan Tuhan.

BalasHapusGenerasi anak muda atau milenial sering mendapat penilaian yang menurut saya negatif ya.. ga boleh dibiarin, saya salah satu dari generasi milenial mau memerangi opini yang terbentuk tersebut!
jenis investasi untuk generasi milenial